Skip to main content

Antara Jantung dan Hati

Ini rahasia yang gak mungkin dapat saya sampaikan secara lugas. Ini rahasia yang ingin saya simpan, saya simpan diantara jantung dan hati saya. Diantara detak hidup saya dan detak jiwa saya. Detak yang gak akan berhenti, kecuali hidup dan jiwa saya tak berdetak, mati.

PILIHAN
Saya, dia, kamu, kalian.. Kelak akan dewasa, paling tidak, belajar menjadi dewasa. Pendewasaan diri salah satunya adalah dengan memilih. Ada banyak pilihan yang disediakan. Pilihan yang tidak semuanya benar. Pilihan yang tidak semuanya salah. Pilihan yang tidak semuanya menyenangkan. Pilihan yang tidak semuanya menguntungkan. Pilihan yang kelak membawa saya, dia, kamu, dan kalian pada sebuah jalan. Jalan buntu.

WAKTU
Detiknya tak pernah berhenti bergerak. Detik suaranya mengintimidasi di kesunyian. Detiknya membawa kamu pergi, akhirnya. Waktunya datang. Masih terlalu sebentar untuk menutup luka dan belajar menyayangi yang lain. Masih terlalu sakit untuk menampung beban lagi. Baru 180 malam. Hanya 180 malam. 30 malam sebelumnya ada rindu yang ditebar, ada rasa ingin memiliki yang dikatakan. Tiba-tiba, waktuku habis.

MAAF
...... Apa yang diharapkan? Detak hidup tak akan tenang hanya dengan maaf. Detak jiwa akan tetap rapuh. Maaf yang tidak akan membawa kebahagiaan bagi siapapun, kecuali kamu, tentunya. Maaf, kamu hanya terlihat makin pengecut.

Saya gak punya kemampuan untuk memaafkan kamu. Saya gak punya niat ikut merasakan apa yang kamu rasakan, bahagia.

Tangisanku cukup?

Comments

Popular posts from this blog

Pasrah? Apakah Menyerah?

Kenapa saya bilang pasrah apakah menyerah, karena kebanyakan orang mengasumsikan pasrah adalah menyerah. Menurut Longman (2005, Pg. 267) " a power that is believed to control what happens in people's lives. " seperti definisi Pasrah yang dikatakan Longman, bahwa pasrah itu adalah 'power' , 'control' dan 'believe'. Jadi pasrah itu bukan tanpa kekuatan, tanpa kontrol dan tanpa kepercayaan. Kalau menurut saya yang dikutip Longman ini ada benarnya, bahwa pasrah adalah sebuah bentuk kekuatan lain yang ada, yang berasal dari diri sendiri yang didukung oleh kontrol diri dan keyakinan diri dalam menghadapi segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan kita. Dari sumber lain, adakah diantara kalian yang pernah membaca dua novel karya A. Fuadi yang berjudul 'Negeri 5 Menara' dan 'Ranah 3 Warna'? Saya sudah membaca dua novel ini dan ada dua pesan yang luar biasa yang mampu dihubungkan dengan 'control' dan 'believe'. Pesan pertam...

Love (your) Friend

Hai! Welcome to the club everybody. Club apa ya? Kumpulan orang-orang yang akhirnya memiliki hubungan dengan teman atau sahabatnya sendiri. Yakin? Kenapa bertanya? Apakah salah memiliki hubungan dengan seseorang yang sebelumnya adalah teman baik kamu? Apakah bila hubungan itu benar-benar terjadi, apakah itu membuat hubungan 'teman baik' yang sebelumnya terjalin, akan rusak jika berlanjut dalam percintaan? Apakah ini akhir sebuah ikatan pertemanan? FRIEND is FRIEND Salah? Buat saya, itu pendapat dan pemikiran orang ya.. Saya gak pernah mau pusing dengan pendapat atau pemikiran orang, menurut saya itu adalah hak masing-masing orang. Teman adalah teman. Ya memang betul. Buat saya, hubungan pertemanan itu lebih dari hubungan percintaan, bisa lebih manis, atau bahkan lebih pahit.. Banyak orang berpikir, jika pertemanan dicampur dengan percintaan, mungkin akan jadi adonan yang bantet dan gak akan bagus jadinya, seperti halnya membawa masalah pribadi ke dalam pekerjaan. Tapi buat sa...

Hectic 5

Mengapa harus 'the hectic 5'? Apakah karena angka 5 terdengar dan terlihat sangat hectic? Atau hanya iseng-iseng aja menggabungkan kata hectic dengan angka 5? Untuk mengawali tulisan ini, saya mau bilang bahwa kata Hectic sangat meaningful buat saya. Angka 5 bukan tanpa arti, walaupun saya lebih suka angka 7, tapi saya nggak membayangkan harus mennggabungkan kata Hectic dengan angka 7. mungkin bukan kata Hectic yang saya pakai, tapi.. Pembunuhan (T.T)   Saya akan mengurutkan dari angka 1 hingga 5. kenapa? Suka-suka saya..   (1) atau bisa disebut tahun pertama bagi saya menginjak dunia per-kuli-ahan. Di tahun pertama ini, seharusnya, semua masih terasa indah dan prospektif bagi remaja menjelang dewasa macam saya. Tapi maaf, kesalahan terbesar malah saya lakukan pada tahun pertama. Pertama kali merasakan nilai E ada di transkrip saya, merasakan bagaimana angka 0,01 sangatlah berharga, dan berjalan tanpa menjejak tanah adalah pembunuhan karakter paling sadis untuk anak usia ...